Rabu, 25 September 2013

Penyebab Murid Membenci Guru dan Cara Mengatasinya

Penyebab Murid Membenci Guru
Perlu diketahui penyebab murid membenci Guru antara lain; guru tidak disiplin; pilihkasih; masalah penilaian; sikap guru dan perkataan; sikap guru yang cuek dan seenaknya sendiri; hanya mengejar target silabus; dan hanya ingin gaji. Bagaimana penyelesaiannya secepatnya agar masalah tidak berlarut-larut. Masalah ketidaksukaan murid pada guru tidak bisa diacuhkan saja. Perlu adanya penanganan, agar prestasi siswa tidak menurun. 

Bagaimana cara menangani murid yang membenci guru? Apa yang harus dilakukan jika murid mengatakan ia tidak menyukai guru tertentu?

  • Saat anak mengatakan “aku tidak suka guru A” maka simak baik-baik penjelasan anak sehingga anak merasa nyaman mencurahkan isi hatinya. Bersikap netral dan melihat permasalahan secara jernih. 
  • Jika anak mengeluh tentang sikap gurunya sebaiknya tidak menyalahkannya, tapi gali lebih dalam apa masalahnya. Bisa jadi anak yang membuat kegaduhan di kelas namun bias jadi karena sikap guru yang kurang disuka anak. 
  • Tanyakan bagaimana keinginan anak? Apakah keinginannya itu mengarah pada kebaikan seperti ingin guru mau menjelaskan dengan baik atau keinginan-keinginan lain. 
  • Apakah teman lain yang sekelas juga merasakan hal yang sama? Atau hanya dia? Jika murid lain merasakan hal yang sama bisa jadi memang sikap guru yang kurang baik. Jika hanya seorang atau beberapa maka perlu dipertanyakan, apakah memang murid ini memiliki kebutuhan khusus, perlakuan khusus, sehingga perlu segera ditindaklanjuti.


Bagaimana penyelesaiannya secepatnya agar masalah tidak berlarut-larut. Masalah ketidaksukaan murid pada guru tidak bisa diacuhkan saja. Perlu adanya penanganan, agar prestasi siswa tidak menurun. Berikut hal-hal yang perlu di terapkan agar guru dicintai oleh anak didiknya.

Agar murid mencintai Guru
Berikut hal-hal yang perlu di terapkan agar guru dicintai oleh anak didiknya:
1. Sikap Sabar.  Bisa jadi materi yang diajarkan benar-benar baru bagi anak, sehingga anak butuh waktu untuk mencerna materi yang diajarkan. Jagan menilai dari kemampuan sendiri. Dengan menggerutu di dalam hati kenapa sich kok gak paham-paham? Lama banget mikirnya? guru harus menyadari bahwa dirinya telah mempelajari materi itu berulangkali bertahun-tahun bahkan puluhan tahun mendalami materi itu. Sedangkan bagi murid hal itu benar-benar hal yang baru, maka sabar adalah kuncinya.
2. Menghargai. Hasil ujian yang kurang baik, memang membuat guru kecewa, namun perlu diingat pula murid telah berusaha sekuat tenaga agar pintar. Murid juga tidak ingin mengecewakan guru & orang tua. Murid juga manusia yang mengalami penyesalan karena tidak mendapat nilai bagus. Maka tetap menghargai murid & terus memberi motivasi adalah hal yang diharapkan oleh murid.
3. Tidak memihak & pilih kasih. Baca Selengkapnya...

1 komentar:

  1. Mayoritas murid membenci guru yang tegas. Sedangkan guru yang baik adalah yang mempunyai sikap tegas. Hmmm kalau ingin jadi guru baik, siap-siap dibenci deh. Hehehe...

    BalasHapus