Merengek adalah suatu bentuk ketidakpuasan anak akan perasaan yang dialami dan tak mampu diatasinya. Merengek juga bentuk protes bahwa ia merasa frustasi karena iya berfikir orang dewasa di sekelilingnya tidak memahami keinginannya. Anak merasa tidak berdaya untuk mengungkapkan, sehingga hal termudah dan paling cepat mendapat respon dari lingkungan adalah dengan merengek agar mendapat perhatian.
Lalu bagaimanakah sikap orang tua dalam menghadapinya? Berikut adalah bentuk aturan yang perlu diterapkan.
Pertama Jika anak merengek, maka trik ampuh adalah abaikan saja seolah-olah anda tidak mengetahui, mengapa hal ini perlu dilakukan? Sebab jika anda memberikan perhatian dan mengiyakan permintaan anak, maka rengekan anak akan terus berulang jika ia menginginkan sesuatu. Tips sukses pengabaian adalah hindari kontak mata, tetap lakukan aktivitas sebelumnya atau tetap lanjutkan perbincangan anda sebelumnya. Seolah-olah anda tidak teralihkan perhatian kepadanya.
Kedua Memahami keadaan yang terjadi pada anak dan setelah anak berhenti merengek dan mengatakan sesuatu dengan jelas. Ulangi apa yang orangtua dengar untuk memberi tahu anak kalo orangtua mendengarkan mereka.
Ketiga Menanyakan perasaan/ keinginan anak sebenarnya. Cukup bicara baik-baik untuk mendapatkan hal yang diinginkan, dan katakan jika anak merengek bahkan menangis justru ia tidak akan mendapatkan apa-apa.
Bagaimana jika rengekan makin menjadi & anak malah menangis?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar