Senin, 21 Oktober 2013

Tips Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa

Artikel ini pernah dimuat di koran pendidikan 
RABU, 2 OKTOBER 2013
Oleh Munauwaroh S.Psi
Alumni Fakultas Psikologi UIN Malang
Mahasiswi Pascasarjana Prodi Bimbingan Konseling Universitas Negeri Malang
Konsentrasi belajar siswa kadang naik dan turun, biasanya penyebab turunnya konsentrasi dikarenakan terlalu lelah, bosan, kesehatan menurun, lingkungan yang berisik, maupun stress.
Duduk tegap, ajarkan siswa untuk duduk dengan tegap. Karena posisi duduk yang baik membantu fokus dalam belajar dan menghindari mengantuk di kelas.
Gunakan kondisi Alfa, yaitu dalam kondisi santai tapi tetap waspada. Caranya adalah siswa disuruh duduk tegap, kemudian memejamkan mata sejenak sembari menarik nafas dalam-dalam kemudian dikeluarkan. Keheningan diperlukan saat siswa memejamkan mata, suruh siswa memikirkan tempat yang bisa membuat santai dan damai. Saat membuka mata, maka otak dan mata segar sehingga memudahkan menyerap pelajaran.
Saat memejamkan mata, suruh anak melepas segala macam masalah yang dihadapi untuk sementara. Katakana untuk sebentar saja melepas dan meninggalkan masalahnya. Jangan difikirkan atau dihiraukan sebentar saja. Dan katakan, rasakan bahwa melepaskan beban sejenak itu saat segar dan nyaman rasanya. Saat anak membuka mata maka anak menjadi lebih terbuka pikirannya saat menerima pelajaran.
Menggunakan iringan musik instrumental seperti Mozart, kitaro atau musik klasik mampu merangsang jalur saraf yang penting untuk kognisi karena musik ini mempengaruhi pikiran tak sadar, merangsang reseptivitas dan persepsi. Namun belajar dikelas dengan iringan music ini jarang sekali diterapkan di sekolah-sekolah formal di Indonesia. Music mampu membawa ingatan mengenai apa yang dipejari saat mendengarkan music itu. Contoh sederhana saat anda mendengar music dengan alunan sedih mengingatkan anda akan kejadian masalalu dimana andamengalami pengalaman pahit saat menjalani sutau hubungan.
Suasana hati yang nyaman dan damai, perlu bagi siswa untuk menghindari tekanan-tekanan bathin yang menyebabkan resah dan akhirnya sulit berkonsentrasi.
Sesekali ajak siswa belajar di taman sekolah, dengan melihat pemandangan serba hijau mampu menjernihkan mata anak dan membentu fokus belajar.
Ijinkan anak membasuh muka dengan air, tangan, telinga rambut, kelapa, mirip dengan berwudu. Air yang segar berisi kandungan co2. Air yang meresap mambantu menyegarkan mata, kepala dan menjernihkan pikiran siswa. air membantu anak untuk rileks karena bagian tubuh yang tersentuh air seperti mengalami relaksasi dan pijatan-pijatan ringan dari air itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar